Jumpa Inem di Kuwait

By Joe Hartanto | Motivasi & Inspirasi

Mar 15

Membaca judul artikel ini, anda semua pasti ingat tentang artikel saya sebelumnya yang berjudul “Financial freedom ala… Inem”, dan saat ini anda pasti sedang berpikir bahwa sewaktu saya mendapat undangan mengajar ke Kuwait, saya  bertemu dengan Inem yang sudah mencapai financial freedom dari beternak bebek dan  sedang berwisata ke Kuwait …… ha3x…. Anda tidak salah, juga tidak benar…. Lho jadi maksudnya gimana toh?

Yang terjadi tepatnya adalah, dalam perjalanan di pesawat Jakarta-Kuwait, salah seorang tuan rumah saya di Kuwait pak Asep Raharjo,  yang menemani perjalanan menuju Kuwait, bercerita jika di KBRI Kuwait saat ini terdapat 300an orang TKW Indonesia yang bermasalah. Mereka inilah yang saya sebut para Inem di Kuwait.  Nasib mereka terkatung katung, tidak bisa kembali bekerja atau pulang ke Indonesia, karena passport mereka di tahan majikan, gaji mereka selama bekerja tidak dibayar, dll. Sehingga mereka ditampung sementara di KBRI, sampai masalah mereka selesai dan mereka bisa kembali ke tanah air. Dan entah kapan masalah mereka itu bisa selesai, bisa berminggu-minggu, bahkan berbulan bulan. Mendengar cerita tersebut, spontan saya menawarkan diri, untuk memberikan semangat dan inspirasi pada mereka, agar mereka bisa merubah nasib dan meningkatkan taraf hidup mereka ketika kembali ke kampung halamannya.

Dan syukurlah  walau sebenarnya tidak ada dalam agenda perjalanan, ternyata  niat baik saya mendapat respon yang sangat baik dari pihak KBRI Kuwait, mereka mengijinkan kami untuk bertemu dan berbagi kisah hidup dengan mereka.

Betapa senang dan bahagianya bisa bertemu, menghibur, menyemangati dan menginspirasi saudara saudara kita yang sedang ditimpa masalah di perantauan. Dalam kesempatan yang sangat langka ini, saya bersama dengan pak Kuwat Subarja (owner jaringan 50 resto fastfood Ichi Bento) menginspirasi  mereka, agar ketika mereka kembali  ke kampung halamannya, tidak perlu kembali menjadi TKW, tapi berusahalah untuk merubah nasib dengan menjadi pedagang, karena dengan berdagang, sebenarnya mereka bisa mendapatkan hasil  yang cukup besar, tanpa mereka harus menjadi TKW berpisah jauh dengan keluarga.

Terlihat kegembiraan dan harapan yang kembali timbul di wajah mereka ketika saya melambaikan tangan untuk berpisah. Saya berharap agar mereka dapat segera kembali ke tanah air dan berkumpul kembali dengan sanak keluarganya, serta kembali berjuang menjadi pedagang, tanpa harus menjadi TKW.

Di akhir kunjungan kami ke KBRI Kuwait, kami juga berkesempatan berbincang bincang dengan Dubes RI untuk Kuwait, bapak Ferry Adamhar.  Tak lupa sebelum berpamitan, saya memberikan cendera mata buku Property Cash Machine kepada pak Dubes, semoga bermanfaat!

Semoga artikel ini bisa selalu mengingatkan Anda semua untuk bersyukur dengan apa yang sudah Anda miliki dan mulai meraih impian Anda. Saya tunggu komentar dan feedback Anda. Sukses selalu ya!!

Follow

About the Author

Adalah seorang Self Made Entrepreneur & Property Investor yang sukses membangun peternakan properti tanpa modal dan bahkan mendapat tambahan modal, dengan strateginya yang unik, luar biasa & telah teruji.

(15) comments

Add Your Reply